Rabu, 26 Juli 2017

Tugas 1 : Mendeskripsikan Pengertian Budaya Politik

A). Deskripsikan pengertian budaya politik !


Jawab : 
       Budaya politik merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan bernegara, penyelenggaraan administrasi Negara, politik, hukum, norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat. Budaya politik adalah seperangkat pandangan tentang politik dan pemerintahan yang dipegang bersama-sama. Budaya politik yang selaras dengan kehidupan politik suatu bangsa dapat menciptakan kematangan budaya politik. 

B). Identifikasi ciri-ciri budaya politik !

Jawab : 
     Ciri-ciri dari budaya politik adalah adanya pengaturan kekuasaan, proses pembuatan kebijakan pemerintah, adanya kegiatan dari partai-partai politik, perilaku dari aparat-aparat negara, adanya budaya politik menyangkut masalah legitimasi, adanya gejolak masyarakat terhadap kekuasaan yang memerintah, serta menyangkut pola pengalokasian sumber-sumber masyarakat.

C). Identifikasi tentang macam-macam budaya politik !
Jawab 
  1. Budaya politik parokial, adalah budaya politik yang paling rendah atau sederhana.
  2. Budaya politik kaula atau subjek, adalah budaya politik yang masyarakat yang bersangkutan sudah relatif maju baik sosial maupun ekonominya tetapi masih bersifat pasif.
  3. Budaya politik partisipan, adalah budaya politik yang ditandai dengan kesadaran politik yang sangat tinggi.

D). Analisis faktor penyebab berkembangnya  budaya politik di suatu daerah !
Jawab : 
       Faktor penyebab berkembangnya budaya politik di suatu daerah disebabkan oleh beberapa hal, seperti modernisasi, perubahan-perubahan struktur kelas sosial, pengaruh kaum intelektual dan komunikasi massa modern, serta keterlibatan pemerintah yang meluas dalam urusan sosial, ekonomi, dan kebudayaan.


E). Evaluasi budaya politik yang berkembang di masyarakat !
Jawab :
  1. Konfigurasi subkultur di Indonesia masih aneka ragam.
  2. Budaya politik Indonesia yang bersifat parokial-kaula di satu pihak dan budaya politik partisipan di lain pihak.
  3. Sikap ikatan primordial yang masih kuat berakar.
  4. Kecendrungan budaya politik Indonesia yang masih mengukuhi sikap paternalisme dan sifat patrimonial.
  5. Dilema interaksi tentang introduksi modernisasi (dengan segala konsekuensinya) dengan pola-pola yang telah lama berakar sebagai tradisi dalam masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar